Bisnis

Bazar di Rest Area, Menteri Koperasi dan UMKM Dorong Pelaku Usaha Kecil Bangkit

CIKARANG PUSAT, ilookbekasi.id

Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMK) memiliki kesempatan untuk bangkit pascapandemi Covid-19. Banyak momentum yang bisa dibidik oleh pelaku UMKM dalam mempromosikan produk unggulan yang dimilikinya. Seperti momentum mudik lebaran, setelah dua tahun momen tersebut ditiadakan, kini dalam momen mudik produk-produk unggulan itu bisa dikenal banyak orang, terutama mereka yang akan kembali ke daerah.

“Momentum Idul Fitri tahun harus dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk bangkit kembali, melaju, dan semakin dekat dengan masyarakat. Saya berpesan kepada saudara-saudara yang sedang bersiap merayakan Lebaran atau sedang mudik, jangan lupa beli produk UMKM kita,” kata Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat membuka Bazar Mudik Lebaran 2022 di Rest Area KM 39A Ruas Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Kamis (28/04/2024).

Acara Bazar yang berlangsung pada 28-30 April 2022 di Rest Area 39 A Ruas Tol Jakarta-Cikampek diikuti sebanyak 45 usaha mikro yang berasal dari Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Dia meminta, agar momen mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H ini dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan daerah masing-masing.

Menteri Teten juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan Bazar Mudik Lebaran di Rest Area. Menurutnya, langkah tersebut sangat efektif membantu UMKM meningkatkan omzet penjualannya.

Pemerintah pusat akan terus memperkuat ekosistem usaha agar UMKM semakin maju. Salah satunya dengan memberikan afirmasi pemanfaatan 30 persen infrastruktur publik untuk UMKM. Seperti Bazaar Mudik Lebaran 2022 ini di Rest Area 39A di Bekasi, Jawa Barat dan akan dilaksanakan juga di Rest Area 360A dan 456A di Provinsi Jawa Tengah.

“Tak hanya rest area, bandara, stasiun, juga area publik harus memberikan 30 persen areanya untuk UMKM, sebagaimana diatur Undang-Undang Ciptaker. Termasuk belanja 40 persen pemerintah pusat dan daerah, yang segala prosedur sudah dipermudah, karena perlu ekosistem untuk mendorong UMKM tumbuh dan berkembang ” kata MenKopUKM.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna menyambut baik gagasan yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UMKM. Pemkab Bekasi berharap, kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi pemasaran produk UMKM asal Kabupaten Bekasi. Harapan lainnya , dapat meningkatkan penjualan makanan khas Kabupaten Bekasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.